Feeds:
Posts
Comments

Latihan Soal

Kumpulan Soal 1 :

  1. Apa yang dimaksud dengan Hutang Dagang ?

  1. Sebutkan Pengelompokan Harta Tetap Oleh Perusahaan!

  1. Sebutkan 4 faktor yang menentukan besar kecilnya nilai penyusutan persediaan barang !

  1. Apa yang kamu ketahui tentang Licence atau Franchise ? Jelaskan!

  1. Apa yang dimaksud dengan investasi jangka panjang?

  1. Buat Jurnal beserta perhitungan harga perolehannya untuk transaksi berikut :

PT. BERARTI pada tanggal 15 Oktober 2008 mengeluarkan sejumlah dana untuk pembelian tanah sebagai berikut :

- Harga beli tanah Rp. 100.000.000

- Biaya Balik nama Rp. 5.000.000

- Komisi pembelian Rp. 2.500.000

- Biaya penelitian tanah Rp. 1.000.000

- Pajak lain-lain Rp. 6.000.000

  1. PT. BERSAMA didirikan pada tanggal 2 Februari 2008 dengan mengeluarkan biaya – biaya akte notaries, Biaya izin Usaha, dan lain-lain sejumlah Rp. 7.500.000 dan dilakukan amortisasi setiap akhir periode akuntansi sebesar 15%. Buatlah jurnal pada saat pembayaran dan jurnal pada saat penghapusan setiap akhir periode akuntansi.

  1. PT. DERMAWAN memiliki modal dalam saham biasa yang sudah beredar 15.000 lembar dengan nilai nominal @ Rp. 10.000. Pada tanggal 5 Maret 2008 anda membeli 10.000 lembar saham biasa PT. DERMAWAN yang beredar dengan kurs beli Rp. 15.000 per lembar. Biaya-biaya yang dikeluarkan dalam pembelian ini adalah provisi dan materai 1%.

Diminta :

    1. Tentukan harga perolehan dari investasi ini
    2. Jurnal yang diperlukan oleh anda.

  1. Pada tanggal 16 juni 2008 PT. SEBEL membeli obligasi PT. SENANG sebanyak 2.500 lembar dengan kurs 110% dan nilai nominal @ Rp.130.000. Biaya yang diperhitungkan adalah biaya provisi dan materai 1%. Tentukan harga beli dari obligasi PT.SENANG tersebut.

10. Data ringkasan transaksi dari perusahaan Dagang PD. MAKMUR pada tanggal 31 Desember 2008 adalah :

Tanggal

Keterangan

Unit

Harga/Unit

1 Januari

6 Januari

8 Januari

17 januari

Persediaan

Pembelian

Penjualan

Pembelian

3.000

4.500

6.500

1.000

5.000

5.500

7.500

4.500

Perusahaan menggunakan metode pisik dalam mencatat persediaan barang dagangannya. Hitung unit barang dagangan akhir yang masih tersisa dan hitung nilai persediaan dengan metode harga pokok rata-rata sederhana

Soal Study Kasus

Soal 1.

PT. AFGAN GANTENG pada tanggal 1 Januari 2008 membeli 5 Unit Mesin dengan harga Rp. 3.000.000 per unit, biaya pemasangan Rp. 800.000 dan biaya uji coba Rp.400.000 untuk tiap-tiap mesin. Mesin-mesin tersebut ditaksir umur ekonomisnya 4 tahun dan nilai residu keseluruhan mesin Rp. 1.000.000. Mesin-nmesin ini mulai dioperasikan tiga hari setelah dibeli. Anda diminta untuk :

  1. Hitung Harga Perolehan Keseluruhan Mesin
  2. Membuat jurnal pembelian Mesin.
  3. Menghitung besarnya penyusutan tiap akhir tahun dengan metode garis lurus dan metode saldo menurun. Dan buat tabelnya.
  4. Menentukan sejak kapan biaya penyusutan dari mesin ini mulai diperhitungkan.

Soal 2.

Persediaan barang dagangan pada Toko “Maju Bersama” pada tanggal 31 Desember 2008 adalah Sebagai Berikut :

Jenis Barang Dagangan

Unit

Harga Pokok/ Unit

Harga Pasar/Unit

Mesin Cuci Shanken

Mesin Cuci Sharp

Mesin Cuci Nasional

12

10

15

1.500.000

1.650.000

1.550.000

1.525.000

1.630.000

1.555.000

Kulkas Nasional

Kulkas Sharp

18

17

1.262.000

1.350.000

1.300.000

1.315.000

DVD player Philip

DVD player Sony

DVD player Panasonic

20

11

16

815.000

760.000

685.000

810.000

770.000

690.000

Diminta :

Berdasarkan data diatas anda diminta untuk menghitung nilai persediaan barang dagangan pada tanggal 31 Desember 2008 berdasarkan harga pokok atau harga pasar yang terendah :

  1. Secara individu
  2. Secara Kelompok
  3. Secara Keseluruh

Kumpulan Soal 2

  1. Sebutkan dan Jelaskan Metode Pencatatan Persediaan Barang Dagangan?

  1. Sebutkan 4 contoh Hutang Lancar (Hutang Jangka Pendek)!

  1. Sebutkan 2 faktor yang menyebabkan harta tetap harus disusutkan! Jelaskan!

  1. Apa yang kamu ketahui tentang Trade Mark? Jelaskan!

  1. Apa yang dimaksud dengan Utang jangka panjang?

  1. Buat Jurnal beserta perhitungan harga perolehannya untuk transaksi berikut :

PT. DAMAI pada tanggal 11 September 2008 mengeluarkan sejumlah dana untuk pembelian Bangunan sebagai berikut :

- Harga beli Bangunan Rp. 150.000.000

- Biaya Balik nama Rp. 5.000.000

- Komisi pembelian Rp. 3.500.000

- Pajak lain-lain Rp. 5.000.000

  1. PT. REMAJA didirikan pada tanggal 2 Februari 2008 dengan mengeluarkan biaya – biaya akte notaries, Biaya izin Usaha, dan lain-lain sejumlah Rp. 10.500.000 dan dilakukan amortisasi setiap akhir periode akuntansi sebesar 20%. Buatlah jurnal pada saat pembayaran dan jurnal pada saat penghapusan setiap akhir periode akuntansi.

  1. PT. PELITA memiliki modal dalam saham biasa yang sudah beredar 20.000 lembar dengan nilai nominal @ Rp. 20.000. Pada tanggal 6 Juni 2008 anda membeli 10.000 lembar saham biasa PT. PELITA yang beredar dengan kurs beli Rp. 25.000 per lembar. Biaya-biaya yang dikeluarkan dalam pembelian ini adalah provisi dan materai 1%.

Diminta :

    1. Tentukan harga perolehan dari investasi ini
    2. Jurnal yang diperlukan oleh anda.

  1. Pada tanggal 20 Juli 2008 PT. ANDALUSIA membeli obligasi PT. ALEXANDRIA sebanyak 1.500 lembar dengan kurs 110% dan nilai nominal @ Rp.150.000. Biaya yang diperhitungkan adalah biaya provisi dan materai 1%. Tentukan harga beli dari obligasi PT. ALEXANDRIA tersebut.

10. Data ringkasan transaksi dari perusahaan Dagang PD. GELORA pada tanggal 31 Desember 2008 adalah :

Tanggal

Keterangan

Unit

Harga/Unit

1 Februari

8 Februari

16 Februari

20 Februari

Persediaan

Pembelian

Penjualan

Pembelian

1.000

2.500

3.000

4.000

3.000

3.500

4.500

2.500

Perusahaan menggunakan metode pisik dalam mencatat persediaan barang dagangannya. Hitung unit barang dagangan akhir yang masih tersisa dan hitung nilai persediaan dengan metode harga pokok rata-rata tertimbang.

Soal Study Kasus

Soal 1.

PT. SEMPURNA pada tanggal 15 Februari 2008 membeli 5 Unit Komputer dengan harga Rp. 4.200.000 per unit sudah termasuk biaya pemasangan dan biaya uji coba. Komputer tersebut ditaksir umur ekonomisnya 4 tahun dan nilai residu masing-masing komputer Rp. 200.000. Komputer ini mulai dioperasikan seminggu setelah dibeli. Anda diminta untuk :

  1. Hitung Harga Perolehan Keseluruhan komputer
  2. Membuat jurnal pembelian komputer.
  3. Menghitung besarnya penyusutan tiap akhir tahun dengan metode garis lurus dan metode saldo menurun. Dan buat tabelnya.
  4. Menentukan sejak kapan biaya penyusutan dari komputer ini mulai diperhitungkan.

Soal 2.

Persediaan barang dagangan pada Toko “FRISKA” pada tanggal 31 Desember 2008 adalah Sebagai Berikut :

Jenis Barang Dagangan

Unit

Harga Pokok/ Unit

Harga Pasar/Unit

Kertas A4 (Rim)

Kertas F4 (Rim)

Kertas A3 (Rim)

150

120

100

25.000

27.000

35.000

26.000

26.500

35.500

Buku Tulis Besar

Buku Tulis Kecil

250

170

5.500

3.500

5.600

3.250

Spidol Board marker

Spidol Marker

250

110

2.500

2.400

2.250

2.450

Diminta :

Berdasarkan data diatas anda diminta untuk menghitung nilai persediaan barang dagangan pada tanggal 31 Desember 2008 berdasarkan harga pokok atau harga pasar yang terendah :

  1. Secara individu
  2. Secara Kelompok
  3. Secara Keseluruhan

WESEL TAGIH

Wesel tagih—->janji tertulis dari satu pihak kepada pihak lain untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu di masa yang akan datang.

Akuntansi untuk Wesel Tagih terdiri atas:

  1. Pengakuan Wesel Tagih (Recognation of Note Receivable)
  2. Penilaian Wesel Tagih (Valuation of Note Receivable)
  3. Pelepasan Wesel Tagih (Disposal of Note Receivable)

Unsur-unsur yang terdapat dalam Surat Wesel:

v Nilai Nominal

v Periode Wesel

v Tanggal Wesel

v Tingkat Bunga

v Penulis Wesel

v Penerima Wesel

Piutang Dagang

Piutang ———> klaim terhadap sejumlah uang yang diharapkan akan diperoleh pada masa yang akan datang.

Jenis-Jenis Piutang:

Ø Piutang Dagang (Account Receivable)

Ø Wesel Tagih (Notes Receivable)

Ø Piutang Lainnya (Others Receivable)

Akuntansi atas piutang dibagi menjadi:

  1. Akuntansi untuk pengakuan (Recognation)
  2. Akuntansi untuk penilaian dan pelaporan (Valuation dan Reporting)
  3. Akuntansi untuk pelepasan (Disposal)

Akuntansi Pengakuan Piutang Dagang (Recognation)

Jurnal-jurnal yang terkait dengan piutang dagang sbb:

Rekonsiliasi Bank

Dalam pengelolaan kas perusahaan, setiap penerimaan perusahaan sebaiknya harus disetorkan ke bank dan sebaliknya pengeluaran perusahaan harus menggunakan cek. Praktek tersebut sering menyebabkan timbulnya perbedaan antara: saldo kas menurut catatan perusahaan dan saldo kas menurut catatan bank. Pada waktu akan menyusun laporan keuangan, perusahaan harus tahu saldo kas (termasuk kas kecil) yang tepat untuk dilaporkan di Neraca.

Apabila terjadi perbedaan saldo kas menurut catatan perusahan dengan bank maka harus diadakan rekonsiliasi bank.

Berikut di bawah ini ikhtisar yang menyebabkan adanya perbedaan saldo menurut catatan perusahaan dan bank:

No

Keterangan

Buku Perusahaan

Buku Bank

1.

Deposit in transit

(Setoran dalam perjalanan)

Sudah menambah saldo Kas

Belum menambah saldo Kas

2.

Out standing check

(Cek yang sudah dikeluarkan oleh perusahaan tetapi belum dicairkan)

Sudah mengurangi saldo Kas

Belum mengurangi saldo Kas

3.

Kesalahan pencatatan

Pengaruhnya tergantung jenis kesalahan pencatatannya

4.

Tagihan wesel & Bunga langsung ditagihkan bank

Belum menambah saldo Kas

Sudah menambah saldo Kas

5.

Bunga giro bank

Belum menambah saldo Kas

Sudah menambah saldo Kas

6.

Biaya administrasi bank

Belum mengurangi saldo Kas

Sudah mengurangi saldo Kas

7.

Not Sufficient Fund (NSF Check); Cek kosong

Sudah menambah saldo kas, harus dikurangi

Tidak mempengaruhi

8.

Kekeliruan memasukkan setoran rekening giro oleh bank

Sudah menambah saldo kas

Belum menambah saldo kas

Jenis dan tujuan rekonsiliasi bank

Jenis Rekonsiliasi

Tujuan

Rekonsiliasi dua kolom

Mencari saldo yang tepat/benar

Rekonsiliasi empat kolom

Mencari saldo awal, penerimaan satu periode, pengeluaran satu periode & saldo akhir yang sesuai dengan catatan perusahaan

Rekonsiliasi Delapan kolom

Mencari saldo awal, penerimaan, pengeluaran dan saldo akhir yang tepat/ benar

Catatan: Rekonsiliasi dua kolom pada umumnya dibuat oleh perusahaan, sedangkan rekonsiliasi empat dan delapan kolom dibuat oleh akuntan pemeriksa (auditor)

Kas Kecil (Petty Cash)

Adalah dana yang dibentuk untuk membiayai pengeluaran rutin perusahaan dan jumlahnya relatif kecil

Metode pencatatan Kas kecil

Sistem dana tetap (imprest fund system)

Pembentukan dana kas kecil —–> Kasir kas kecil diberikan sejumlah uang. Pada saat kas kecil hampir habis kasir kas kecil membuat laporan penggunaan dana untuk keperluan pengisian kembali dana kas kecil. Pengisian dana kas kecil selalu sebesar pengeluaran yang telah dilakukan. So besarnya kas kecil selalu sama/ tetap.

Kas (Cash)

Kas: adalah alat pembayaran yang sah,

memiliki 2 kriteria, yaitu:

  1. Tersedia; berarti kas harus ada dan dimiliki serta dapat digunakan sehari-hari sebagai alat pembayaran untuk kepentingan perusahaan
  2. Bebas; setiap item dapat diklasifikasikan sebagai kas, jika diterima umum sebagai alat pembayaran sebesar nilai nominalnya.

Kas meliputi: Uang tunai (kertas/logam) baik yang ada ditangan perusahaan (Cash in hand) atau ada di bank (bank), Cek, demand deposit, money order dll.

o Aktif tapi tidak produktif; untuk memperoleh rentabilitas, kas tidak boleh dibiarkan menganggur (idle cash). Untuk memperoleh pendapatan, kas harus diubah terlebih dahulu menjadi persediaan, piutang dst. Tetapi juga tdk diperkenankan seluruh kas diubah bentuknya, karena perusahaan akan kesulitan beroperasi apbl tidak disediakan kas yang memadai. Dari kondisi ini maka manajemen harus mampu menciptakan adanya keseimbangan antara kedua kepentingan tersebut.

o Tidak memiliki identitas kepemilikan, sehingga mudah dipindah tangankan. Dengan kondisi ini maka manajemen harus yakin bahwa:

- Setiap pengeluaran kas harus sesuai dengan tujuan

- Semua uang yang seharusnya diterima, benar2 diterima

- Tidak ada penyalahgunaan terhadap uang milik perusahaan

Ada beberapa item yang perlu dipertimbangkan dalam akuntansi kas:

o deposito harus diklasifikasikan sebagai investasi jangka pendek dan bukan kas. Sebab CDs dapat dicairkan apbl telah jatuh tempo, hal ini berarti ada batasan penggunaan kas

o Cek Mundur (Postdated Checks), cek yang dapat diuangkan pada tanggal yang tercantum dalam cek tersebut. Cek mundur dapat diklasifikasikan sbg kas setelah tanggal cek tsb dapat diuangkan

o Cek kosong (Not sufficient funds), terjadi karena rekening koran perusahaan yang mengeluarkan cek tidak mempunyai dana, cek dalam keadaan rusak atau kesalahan informasi yang tercantum dlam cek. Item ini lebih tepat dilaporkan sebagai piutang daripada kas

o Biaya yang dibayar dimuka, item seperti perangko, uang muka karyawan, asuransi dibayar dimuka, sewa dibayar dimuka, lebih tepat dilaporkan sebagai biaya dibayar dimuka drpd kas

Ada beberapa item yang perlu dipertimbangkan
dalam akuntansi kas: (lanjutan)

o Bank Overdraft, terjadi karena pemilik dana (deposan) menulis cek dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan dengan jumlah dana yang disimpan di bank. Item ini dilaporkan sebagai utang lancar

o Cek yang belum dikirimkan (undelivered checks), cek yang telah dibuat tetapi belum diserahkan kepada pihak yang berhak menerima. Jika pada tanggal neraca terdapat item seperti ini, maka dapat diklasifikasikan sebagai kas.

o Saldo kompensasi (Compensating balances), merupakan saldo minimum yang harus dipertahankan di bank sebagai jaminan atas sejumlah dana yang dipinjam. Saldo kompensasi harus diungkap dalam catatan atas statemen keuangan perusahaan.

MANAJEMEN KAS

Didefinisikan sebagai pengoptimasian penggunaan kas sebagai aktiva. Hal ini berarti tidak boleh terjadi kegagalan pemakaian kas, dan pengawasan terhadap posisi kas.

Tujuan manajemen kas meliputi 2 hal: likuiditas dan earning.

Likuiditas manajemen harus secara sadar menjaga likuiditas dan jumlah kas yang harus ada dalam perusahaan.

Earning tiap pengeluaran perusahaan harus diarahkan untuk mendapatkan kemungkinan hasil yang lebih besar dibandingkan dengan kas yang dikeluarkan. Selain itu manajemen harus menjamin pembayaran dilakukan secara ekonomis

PERENCANAAN KAS

Aspek utama perencanaan kas adalah penyusunan anggaran kas. Manajer harus menyiapkan daftar kegiatan untuk menimbulkan kas (pembelanjaan) dan kegiatan menggunakan kas (pengoperasian dan penginvestasian). Dengan kata lain manajer harus membuat proyeksi Cash in flow, Cash out flow dan balance (saldo)

Agar tujuan tercapai, ada 2 hal yang harus dilakukan:

  1. Menentukan sumber penerimaan kas, misal; kas dari operasi rutin, kas dari pelunasan utang jangka panjang, investasi dari pemilik, penjualan aktiva tetap, mengeluarkan obligasi dll
  2. Menentukan rencana penggunaan kas, misal; pembayaran dividen, pembayaran utang jangka panjang, pembelian aktiva tetap, membayar gaji karyawan, dll

Berdasarkan 2 hal tadi maka manajemen dapat mengetahui seberapa besar kas yang dibutuhkan atau seberapa besar kas yang menganggur, selanjutnya dapat ditentukan langkah selanjutnya terhadap kas yang berlebihan/menganggur

Sistem Pengendalian Internal terhadap Kas

Adalah semua sarana, alat, mekanisme yang digunakan oleh perusahaan untuk:

  1. Mengamankan, mencegah pemborosan dan penyalah gunaan kas
  2. Menjamin ketelitian dan dapat dipercaya/tidaknya data akuntansi tentang kas
  3. Mendorong dicapainya efisiensi, serta
  4. Dipatuhinya kebijakan manajemen tentang kas.

Pengawasan Internal

-Pengawasan akuntansi; berkaitan dengan mengamankan kekayaan perusahaan, menjamin ketelitian & dapat dipercaya/tidaknya data akuntansi

-Pengawasan administrasi; berkaitan dengan efisiensi operasi & kepatuhan terhadap kebijakan manajemen

Prinsip yang berkaitan dengan pengawasan akuntansi:

o Karyawan yang jujur dan kompeten, serta memiliki tanggung jawab

o Tanggung jawab yang terkait harus dilaksanakan oleh fungsi-fungsi yang terpisah

o Fungsi akuntansi harus dipisahkan dari fungsi pelaksana

o Catatan akuntansi yang memadai harus terselenggara setiap saat

o Melaksanakan rotasi tugas untuk karyawan yang melaksanakan kegiatan klerikal

o Adanya sistem otorisasi

o Adanya kebiasaan yang baik dalam perusahaan

Pengawasan internal thd kas didesain untuk menjamin bahwa:

  1. Adanya pemisahan antara bagian-bagian yang menangani kas
  2. Semua kas yang diterima harus segera disetor ke bank
  3. Pengeluaran kas harus ada otorisasi dan sesuai tujuan
  4. Semua pengeluaran kas harus menggunakan cek, kecuali pengeluaran yang jumlahnya kecil menggunakan petty cash

Akuntansi terhadap Kas

Untuk menampung transaksi yang menyangkut kas dalam perusahaan, diselenggarakan akun/rekening berikut:

Kas atau Bank, digunakan untuk menampung transaksi penerimaan dan pengeluaran kas melalui kasir (di dalam perusahaan), termasuk penerimaan dari dan pengeluaran (setoran tunai ke bank)

Kas Kecil, Merupakan sejumlah dana yang dibentuk khusus untuk pengeluaran yang bersifat rutin dan relatif kecil jumlahnya. Kas kecil yang jumlahnya dibatasi itu, secara periodik atau setiap uang kas kecil hampir habis diisi kembali

Selisih kas, digunakan untuk menampung perbedaan jumlah fisik kas berdasarkan cash opname dengan jumlah kas menurut catatan pembukuannya. Hal ini bersifat sementara saja, sebelum sebab terjadinya selisih ditemukan

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.